V A L U E S

SEMOGA BERMANFAAT
Tampilkan postingan dengan label Outbound Session. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Outbound Session. Tampilkan semua postingan

Selasa, 25 Mei 2010

Balap Ulat Bulu

Peserta dipecah jadi 3 or 4 team, terdiri dari 7-10 orang, kemudian kita minta untuk membentuk formasi berbaris ke belakang dengan tangan dibahu, atau di pinggang atau berpelukan. Bisa juga formasi lainnya, tergantung kondisi lapangan dan juga tingkat usia peserta. Tugas mereka adalah berjalan dengan teamnya dengan rute yg kita buatkan sebelumnya, bisa berupa lintasan dengan tali atau tanda-tanda patokan. Lintasan dapat dibuat lurus atau berkelok-kelok. Tiap team harus bergerak secepatnya ke garis finish yg kita tentukan tanpa boleh merusak formasi teamnya, misalnya tangan terlepas, terjatuh atau tertinggal sebagian.

Pergerakan bisa juga dibuat maju atau mundur, pokonya syaratnya, barisan tidak boleh putus.
Team yang menjadi pemenang adalah yang pertama sampai di garis finish dengan utuh. Bagi Team yang barisannya rusak harus mulai lagi dari garis start.

The Opposite

•Peserta dibagi dalam 3-4 kelompok yang terdiri dari 6-10 orang. Kemudian setiap kelompok diminta membentuk barisan ke belakang seperti kereta, dengan tangan memegang bahu atau pinggang kawan yang ada di depannya. Jika memungkinkan, minta mereka memeluk rekan yang ada didepannya masing-masing. Kemudian kita beri aba-aba untuk mereka secara bersama-sama bergerak ke kiri atau ke kanan atau ke depan ke belakang sesuai instruksi, namun mereka harus bergerak dengan cara melompat bersama, tanpa boleh barisannya putus atau rusak.

Setelah beberapa kali mencoba ke arah yang sesuai dengan instruksi, maka kemudian mereka harus melakukan gerakan yang berlawanan dengan instruksi yang diberikan. Bagi kelompok yang salah atau ada anggota kelompoknya salah melakukan pergerakan maka kelompok tersebut harus gugur dan kemudian permainan terus dilanjutkan hingga didapat pemenang, yaitu yang tidak pernah melakukan kesalahan.

Untuk mendistorsi , kita dapat memberi instruksi dengan ditambahkan gerakan tangan atau kita melompat juga sambil memberi instruksi. Minta mereka untuk tidak bersuara (yang dapat dijadikan "alat bantu komando") pada saat melakukan gerakan.
•